Cek nama penerima bantuan UMKM dengan cara mengecek nama bantuan UMKM tahap 2 di 2021

Awas! 4 Kelalaian Ini Bikin Cara Cek Nama Penerima Bantuan UMKM Auto Gagal

Melanjutkan BLT UMKM tahun 2020 yang lalu, pada bulan Maret 2021 pemerintah kembali mencairkan dana BPUM atau Bantuan Produktif Usaha Mikro yang disalurkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM melalui Bank BRI. Meskipun nominal bantuannya menurun sebanyak 50% dari sebelumnya, nyatanya hal ini tidak mengurangi antusiasme penerima bantuan sama sekali yang dibuktikan dengan panjangnya antrean di banyak kantor cabang BRI. 

Untuk mengetahui secara pasti apakah nama Anda termasuk dalam daftar penerima bantuan, cara cek nama penerima bantuan UMKM bisa dilakukan, yaitu dengan mengakses eform.bri.co.id/bpum dengan memasukkan nomor KTP dan juga kode verifikasi yang tertera di kolom kedua. Meskipun mudah, cara mengecek nama penerima bantuan UMKM ternyata juga bisa gagal sehingga Anda tidak mendapatkan informasi valid yang dibutuhkan. Empat kelalaian berikut bisa menjadi penyebab utama Anda tak bisa melakukan cara mengecek nama penerima UMKM:

  • Salah Input Nomor KTP

Cara cek nama penerima bantuan UMKM di website resmi Bank BRI diawali dengan memasukkan nomor KTP yang terdaftar saat mengajukan aplikasi penerimaan bantuan BPUM. Mengingat jumlah digitnya yang banyak dan mungkin berulang, bukan tidak mungkin Anda melakukan kesalahan dalam memasukkan deretan nomor identitas tersebut. Meskipun kesalahan adalah sebuah hal yang wajar dan manusiawi, nama kelalaian Anda dalam memasukkan nomor KTP dengan benar memberikan dampak yang signifikan yakni tidak tersedianya data valid yang dibutuhkan. 

Bisa jadi dalam kotak dialog disebutkan bahwa nomor KTP tidak terdaftar sebagai penerima bantuan. Namun, siapa yang tahu jika pada kenyataannya Anda adalah salah satu pengusaha mikro yang beruntung? Itulah sebabnya, meskipun begitu antusias dan bersemangat mendengar kabar ini Anda sebaiknya tetap cermat dan teliti.

  • Salah Input Kode Verifikasi

Bagian kedua yang tak kalah penting ketika melakukan cara cek nama penerima bantuan UMKM adalah memasukkan nomor verifikasi yang tertera di layar. Nomor verifikasi ini merupakan kombinasi huruf acak atau pun angka yang muncul secara otomatis saat Anda mengakses laman Bank BRI untuk BPUM. Kode ini memang nampaknya tidak memiliki arti apapun. 

Namun, kesalahan dalam memasukkan kombinasi kode akan membuat pencarian Anda gagal. Memasukkan kode verifikasi seperti menginput kata kunci akun dimana besar kecilnya huruf membawa pengaruh yang besar. Untuk itu, pastikan Anda melihat kode dengan hati-hati dan cermat supaya bisa memasukannya dengan benar.

  • Tidak Membawa KTP Dan/ Atau KK Saat Konfirmasi

Jika cara cek nama penerima bantuan UMKM tahap 2 di laman BRI sudah dilakukan dengan benar, maka informasi mengenai data penerima BPUM pasti akan keluar. Dan Anda tentunya termasuk salah satu yang beruntung jika namanya muncul di laman tersebut. Setelah memastikan bahwa Anda termasuk dalam daftar penerima, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah melakukan konfirmasi ke kantor cabang BRI terdekat. 

Untuk mengonfirmasi kebenaran data itu Anda harus membawa KTP asli dan juga KK untuk ditunjukkan kepada agen CS BRI. Jika tidak memiliki kedua dokumen tersebut, maka Anda terpaksa harus pulang karena konfirmasi tidak bisa dilakukan. Nah, supaya tidak bekerja dua kali, siapkan KTP dan KK Anda dengan baik dan benar sebelum datang ke Bank BRI.

  • Tidak Mengisi Formulir Penerima Bantuan

Kelalaian terakhir yang membuat cara cek nama penerima bantuan UMKM gagal di tengah jalan adalah ketika Anda tidak mengisi formulir penerima bantuan yang disediakan di bank. Jadi, saat datang ke kantor cabang BRI untuk melakukan konfirmasi Anda akan diberikan sebuah form yang harus diisi. Anda bisa mengisinya langsung di tempat atau membawanya pulang. Isilah form tersebut dengan benar agar jika dilakukan pemeriksaan silang data, tidak ada detail yang tidak sinkron. 

Bagi Anda para pengusaha mikro yang belum mendapatkan bantuan selama dua periode ini, jangan khawatir. Pemerintah membuka kembali pengajuan penerimaan BPUM yang masa pendaftarannya akan berakhir pada 31 Agustus nanti. Pastikan untuk memenuhi semua syarat yang diminta agar setelah tahun 2021 Anda menjadi penerima bantuan selanjutnya.